jasih dan usangnya kita

Jasih mati membakar diri, dan kita bersalah.

Berapa kali kita pura-pura tidak tahu atau tidak mau tahu tentang Jasih?

Begitu banyak keinginan kita. Begitu ruwah keluhan kita. Biasanya hal yang itu-itu juga.

Usang.

dan kita bersalah.

Saya malu. sungguh.

Jasih oleh Goenawan Mohamad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s