menjadi dirisendiri

itu mudah dikatakan tapi ternyata butuh berlatih untuk membiasakannya.

Sejak kecil mungkin kita sering mendengar kalimat, “be yourself“. Bahkan, nggak heran kalau sebagian dari kita menjadikannya sebagai motto di ujung bio saat jaman sekolah dulu. Pagi ini saya mendengarkan salah sau lagu favorit, “Just Because” dari Jane’s Addiction. Perry Farrell menyanyikan satu kalimat ini, “when was the last time you did anything not for me or anyone else?”. Buang bagian ‘for me or‘-nya.

Ya, kapan terakhir kali kamu melakukan sesuatu bukan untuk orang lain? Tentunya ini bukan hanya dalam definisi bekerja untuk orang lain, namun juga melakukan sesuatu untuk mendapat impresi orang lain. Tidak ada yang salah dengan mengejar impresi baik ini. Itu manusiawi. Mendapat kesan baik, apalagi pujian bisa menjadi booster bagi siapapun. Testimonial positif tentu membuat perasaan kita menjadi lebih nyaman dan aman. Impresi yang baik merupakan hal wajib dalam hubungan masyarakat. Setidaknya itu kata dosen saya di kampus. Namun menurut saya ada sesuatu yang salah ketika impresi menjadi tujuan yang harus dikejar. Akhirnya, impresi itu hanya bertahan sesaat. Kenapa? karena ia sudah dijadikan gol. garis akhir. Saat itu terlewati, tidak ada lagi yang tersisa.

Menjadi dirisendiri mungkin sedikit tricky karena bagaimanapun diri kita selalu berevolusi. Tetapi di setiap perubahan itu, meskipun kita mungkin tidak akan pernah tahu seperti apa diri kita seutuhnya, kapan terakhir kamu (paling tidak) jujur dengan hatimu? :)

ps: sepertinya Perry Farrell contoh manusia yang sudah nyaman dan jujur dengan dirinya, yah. Butuh rasa aman tingkat tinggi untuk menggunakan celana ketat silver atau emas dan jas jambon. :D

langsat, sore 2 mei 2011

12 thoughts on “menjadi dirisendiri”

  1. Nikeeeee… Ini jleb-jleb bgt :'(. Beberapa hari ini aku lagi mikirin hal ini. Serasa dapet pencerahan.

    Sulit memang berevolusi sembari tetap jadi diri sendiri. Kadang dimana kita berada ikut ‘membentuk’ diri kita, dan tanpa kita sadari membuat kita jadi berfikir ‘apa kata orang’ *contohnya di daerahku*.

    What should I do to “be my self”?

  2. itu terjadi dengan semua orang kok, vib..sepertinya, sih :)
    mungkin di antara ‘kekhawatiran sosial’ itu, pastikan kita punya ruang untuk diri kita sendiri.

  3. terakhir ngelakuin sesuatu untuk diri sendiri?! Wah, susah jawabnya, karena hampir tiap hari! baca buku, denger musik, hal2 simpel kayak gitu niks.. Yang #hidupnikmat gitu lah! :D

  4. Hai Nike, ini Titaz, temennya Dithe :)
    ga sengaja pas blog walking dapat link kamu.
    seneng deh baca blognya. keren :)

    tetap menulis yaa
    C u again :)
    salam buat Dithe yess

  5. Butuh rasa aman tingkat tinggi untuk menggunakan celana ketat silver atau emas dan jas jambon. :D << ahaha. untuk mengungkapkan tentang hal2 yang kita percaya atau pikirkan juga perlu kepercayaan diri ternyata. dulu aku pernah diketawain seorang temen pas bilang aku suka baca dan ngulik tentang cryptozoology dan alien. hehe. pertamanya agak malu, tapi terus, so what? suka mah suka aja… kalo ada yang nawarin dan ngebiayain jadi cryptozoologist, mau aku! cari monster ahool di gunung salak ato batutut di hutan sumatera :))

    1. hihihi betul betul :D tenang neng, jaman SMP pun aku sempat penasaran sama alien, UFO, roswell, area 51, dll. ensiklopedi dibuka, artikel-artikel di situs juga. belum ada wikipedia euy. cuma agak beruntung krn ada 1 orang temen yg sama-sama seneng juga jd bs bahas bareng. kl dipikir-pikir sekarang, bingung juga ngapain kami berdua bahas kayak gituan ya? but hey, that what makes us unique rite?

      1. that what makes us unique rite? << rite! kalo kata om Sting juga, "Be yourself no matter what they say… Who-oa, I'm an alien I'm a legal alien.." bedanya, not an englishman in new york. hehe
        aku ampe sekarang kok neng, ahahaha. bapakku terobsesi sama alien and wild life. dari kecil dicekokin cerita sama film tntg luar angkasa. tiap pulang pasti diajak ngobrolin teori konspirasi, cerita penampakan alien dan jenis2 alien. ditanyain ada ga film alien yang bagus dan minta dicariin dvdnya. ngebahas hewan2 bermutasi jadi monster sama cerita orang yang liat penampakan dinosaurus di amazon. gimana anaknya ga kayak aku? :))
        dan aku ngerasa beruntung punya temen yg ampe sekarang percaya kalo makhluk cryptid bener ada, malah berbuah rencana mau bikin collectible card buat seru2an. hehe. yg penting senang :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s