kebas

.sekarang.sekarang.sekarang.

berpikir bahwa hidup hanya sekali maka sudah menjadi hakmu untuk melakukan apa saja yang kamu mau.

namun setelah berpuluh kali. mungkin beratus kali. kamu mulai mempertanyakan esensi dari aksi-aksi impulsifmu.

ya, hidup hanya sekali.

ya, mari hidup seperti tiada hari esok.  namun beginikah cara mengisi sisa hidup yang katanya tiada esok?

k [    ] s [    ] n g

asing

.

.

Tuhan,

“saya hanya ingin hidup tanpa gelisah”

begitu permintaanmu setiap kamu baru saja lepas dari sakit kepala setelah letih semalam menikmati hidup dengan cara yang kamu tahu.

ya, begitu terus hingga permintaan itu seperti tak ada artinya lagi.

karena kamu tidak kunjung memilih.

.

manusia,

sering membuat janji yang kerap dilanggarnya sendiri.

lalu bergumam,

“mari tunggu saja sampai esok” *

bintaro, april-mei 2009

*Just wait till tomorrow.I guess that’s what they all say.Just before they fall apart‘ [new order.regret.1993]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s