secangkir lagi

kamu tidak lelah?

berlari kepayahan melepas masa lalu dan terengah-engah menangkap masa depan

sudah

duduk saja di sini

ingat apa yang ada di genggaman

terima dan rasakan

tidak ada yang salah atau benar di sini

resah akan selalu ada

gundah sesekali menyergap malam

namun ada lega yang menjadi perekatnya

akan sesak jika udara hanya dihirup saja

rasakan saja

di sini

Jakarta Selatan, September 2008

5 thoughts on “secangkir lagi”

  1. Seseorang pernah bilang ke saya, “lupakan kekecewaan masa lalu, hilangkan kecemasan yang akan datang..”

    mendengar itu saya jadi nggak lelah.. lebih kalem.. relaks..
    nggak membebani diri …

    salam,
    ifan

  2. Kita semua harusnya punya mimpi yang harus tetap kita kejar. Tidak perlu melupakan apa yang terjadi di masa lalu, atau mengkhawatirkan masa depan. Berjalan perlahan saja cukup. Tapi maaf, gw gak boleh diam, dan duduk saja. Ada banyak hal yang harus dikejar, dan diperbaiki. Kalau bukan utk diri sendiri, bolehlah utk orang yang disayangi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s