Merdeka Bebas Aman

“Kita merdeka pada tahun 1945, tepatnya tanggal 17 Agustus.”

“Merdeka itu apa, Pak?”

“Merdeka itu terbebas dari penjajah. Kita tidak dijajah lagi oleh Belanda.”

“Jadi sekarang kita sudah bebas dari penjajah, Pak?”

“Ya, kita sudah bebas dari penjajah.”

“Jadi kita tidak usah takut lagi ya, Pak?”

“Iya, kita tidak usah merasa takut lagi.”

“Lalu kenapa komplek rumah saya banyak portal, pagar berkawat duri dan selalu dijaga Pak Satpam, Pak?”

“Supaya aman”

“Aman dari apa, Pak?”

“Dari orang-orang yang berniat jahat kepada penghuni rumah yang tinggal di komplek kamu.”

“Orang-orang yang berniat jahat itu seperti siapa, Pak?”

“Pencuri. Perampok..”

“Lho, kata Bapak merdeka itu berarti tidak takut lagi. Berarti kita masih merasa takut dong, Pak? Takut dengan pencuri dan perampok.”

” Bukan merasa takut, tapi komplek rumah kamu dijaga supaya tetap merasa aman.”

“Kan pencuri dan perampok bukan bangsa asing seperti Belanda, Pak. Kok kita perlu diamankan dari mereka?”

“Supaya tidak terjadi hal-hal buruk, nak.”

“Tapi kita kan sudah merdeka. Kalau merdeka kan harusnya tidak perlu takut.”

“Bukan takut, tapi mencegah diri dari hal-hal buruk. Supaya kita tetap aman.”

“Memangnya kalau sudah merdeka tidak aman, Pak?”

“Kadang-kadang tidak”

“Sejak kapan, Pak?”

“Kira-kira sepuluh tahun yang lalu”

Senayan, akhir April-awal Mei 2008

One thought on “Merdeka Bebas Aman”

  1. Merdeka dari penjajah cuma satu bentuk perjuangan aja.
    Dalam banyak hal, kita masih belum merdeka..msh harus berjuang
    Karena kemerdekaan yang mutlak itu [sepertinya] tidak ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s