Laki-laki Paruh Baya Bersafari

Kemarin malam aku melihat seorang laki-laki

Umurnya sekitar pertengahan 40an

Perawakannya gemuk dan agak pendek

Berkumis agak tebal dan rambutnya mulai membotak

Ia memakai baju safari abu-abu gelap

Ia duduk di sebuah bangku

Tidak ada yang salah dengan penampilannya

Tipikal Laki-laki paruh baya bersafari yang sering kau temui

Mungkin bapakmu atau pamanmu berpenampilan seperti itu

dan aku sama sekali tidak masalah

Hanya satu yang mengganggu pikiranku ketika melihat laki-laki bersafari ini

Tepatnya ketika pandanganku tertuju ke kedua kakinya

Sepasang kakinya itu memakai sepatu

Ya, sepatu. Tidak ada yang aneh dengan sepatu. Laki-laki bersafari biasanya memakai sepatu, bukan?

Namun yang mengganggu pikiranku adalah sepatu yang dikenakan laki-laki bersafari itu

Ankle boots

Kulit ular

Berwarna pink keunguan. Mirip dengan warna Barney, tokoh dinosaurus yang digemari anak-anak itu

Sungguh mengganggu

Ankle boots berwarna pink keunguan mengkilat

Rasanya ingin sekali bertanya kepada laki-laki bersafari itu apa alasannya menggunakan sepatu yang katanya sedang ‘naik’ di kalangan WANITA masa kini itu

Lalu kira-kira apa yang akan dijawab laki-laki bersafari itu?

‘Oh, saya memang selalu mengikuti tren sepatu. Saya lihat ankle boots seperti ini memang sedang in. Kalau urusan warna, ini memang selera saya. Sebenarnya saya juga ingin sih memakai baju berwarna senada, tapi tuntutan pekerjaan yang membuat saya tidak bisa mengenakannya. Tapi saya pakai kolor berwarna sama dengan ankle boots saya, lho’

atau

‘Rumah saya kebanjiran, seluruh sepatu saya hanyut dibawa arus. Hanya sepatu istri dan anak perempuansaya yang tersisa. Ada 3 jenis alas kaki. Sepasang stiletto,Β  sepasang sandal bali manik-manik dan sepasang ankle boots ini. Saya belum sempat membeli alas kaki baru, dan rasanya saya tidak mungkin menggunakan stiletto atau sandal bali. Oya, ukuran kaki saya dan anak perempuan saya itu kebetulan sama’

atau

‘Sepatu ini adalah wujud kepribadian saya yang ekstrim bertolak belakang. Di satu sisi saya konservatif, namun di sisi lain saya juga tidak ragu bereksperimen dan menunjukkan jati diri saya.Setiap orang pasti punya sisi yang bertolak belakang, dan saya masuk dalam golongan ekstrim tolak belakang’

Ah, saya benar-benar tidak bisa menerka apa motif laki-laki bersafari itu

Sungguh manusia memang sulit ditebak

Senayan, 20 Februari 2008

4 thoughts on “Laki-laki Paruh Baya Bersafari”

  1. kamu liatnya dimana seh? gue aja jadi cwe ga mau pake sepatu kayak gitu..hihihi
    well apapun alasan tuh orang…tapi tetep pd….
    kalo gue mah beli aja….=)

  2. Either that guy lost his leather shoes or GAY.Straight man…sorry,even straight man that comes from kampung wouldn’t wear it.He’s wearing a grey SAFARI and a pink purple-ish shoe?Come on guys….Even Gay guys wouldn’t wear it if there isn’t a parade going on somewhere…No offense I like Gay people coz to be honest I make friends with them.But he is……he is the new bred mislead government working safari wearing kebanjiran parading UBER GAY….Good observo Nik…Keep on hatin hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s