Inspirator [cissie nugraha]

Mungkin kamu pernah mengalami hari di mana kamu merasa sangat terinspirasi. Kamu bangun tanpa atau dengan ekspektasi apapun, dan hari itu berhasil membuat kamu berpikir, “wow, I’m inspired”.

Sejujurnya, hampir setahun terakhir saya cukup sering mengalami hari semacam itu. Bekerja di tim produksi sebuah talkshow yang mendatangkan narasumber dari berbagai bidang membuat saya sering merasa terinspirasi. Dalam waktu tidak sampai setahun, saya bisa bertemu, menyimak bahkan (kalau beruntung) berdiskusi dengan dokter, food stylist, psikolog, blogger, sutradara film, penulis cilik, penyair, musisi, pemain teater, ahli sejarah, pecinta sepeda ontel, fotografer, pesulap, penyelam, konsultan karir hingga dalang. Mungkin kalau tidak bekerja di talkshow, saya akan kesulitan untuk bisa mengalami ‘close encounter’ dengan mereka.

Kadang, (kalau beruntung lagi) bukan hanya narasumber yang datang ke studio, tapi saya atau teman satu tim produksi juga mendatangi narasumber. Biasanya untuk mengambil stock shots yang akan digunakan saat on air, atau hanya mengambil materi. Tanggal 14 Januari lalu saya dan tiga rekan lainnya mendatangi narasumber kami, dr. Cissie Nugraha untuk mengambil stock shots kegiatannya. Awalnya, kami mengetahui tentang dr. Cissie dari salah satu artikel harian Kompas. Dokter berumur 27 tahun ini memiliki perhatian besar akan perkembangan anak, khususnya mengenai keseimbangan otak kanan dan kiri.

Selama ini sebagian masyarakat masih melihat kemampuan otak kiri sebagai ukuran seberapa tinggi kecerdasan atau prestasi akademik anak. Seperti yang kita ketahui, otak kiri manusia berhubungan dengan kemampuan bersifat logika, matematis dan sistematis. Sementara otak kanan yang berhubungan dengan imajinasi, kreativitas dan komunikasi tidak terlalu diperhatikan, apalagi diasah.

dr. Cissie

Oleh karena itu, dr Cissie mendirikan Cissie Art, tempat untuk anak-anak mengasah kreativitas mereka sebebas mungkin. Nah, saya beruntung bisa mampir melihat seperti apa suasana di Cissie Art. Ternyata benar. Di sini saya melihat anak-anak boleh menggambar apa saja yang mereka mau. Mau mewarnai langit dengan warna pink sampai menggambar seekor kambing nangkring di atas pohon nggak akan membuat mata pengajar mereka melotot. Saya masih ingat di jaman saya sekolah, mengarang saja diatur tema dan judulnya apa saja. Menggambar juga. Gunung harus dua dengan bentuk ujung lancip yang yang lebih mirip piramid, langit warnanya biru lengkap dengan awan dan burung-burungnya, sawah di kaki gunung dengan jalan lurus membelah sawah. Sewaktu kecil saja saya sudah mikir, “Yang bener aja gambar pemandangan harus begini terus. Aku aja nggak pernah liat gunung bentuknya segitiga begitu.”

Menyenangkan bisa melihat anak-anak menggambar sesuka hati. Memperhatikan mereka tenggelam dalam imajinasi masing-masing. Ada yang mewarnai gambarnya dengan warna yang dominan gelap. Ada yang mewarnai dengan semua pilihan krayon di depannya. Lalu ada juga yang tidak jelas menggambar apa, hanya menghasilkan gradasi. Tidak ada yang akan mengatakan kalau gambar mereka tidak masuk akal.

Anak-anak yang belajar di sini bukan hanya yang normal, tetapi juga yang memerlukan perhatian khusus seperti anak yang hiperaktif, downsyndrome, epilepsi dan autis.

cissie-01.jpgcissie-04.jpgcissie-05.jpg

Awalnya saya pikir lukisan mereka berbeda atau mungkin nggak sebagus anak yang normal, tapi ternyata dugaan saya salah besar. Beberapa anak downsyndrome malah menghasilkan lukisan yang sangat bagus. Senang rasanya bisa memperhatikan mereka melukis dengan asyiknya dan tidak memperhatikan sekitarnya. Seakan-akan mereka memang hanya ingin“berbicara” lewat lukisan yang mereka buat. Wah, saya benar-benar terpana dan merasa beruntung bisa melihat ini semua hari itu.

cissie-03.jpg

Tujuan akhirnya memang bukan hasil karyanya bagus atau tidak, karena itu bersifat relatif. Justru proses “mengasah otak kanan”nya itu yang penting untuk membantu perkembangan anak-anak. Apalagi untuk mereka yang memang berbakat di bidang seni. Mereka jadi menyadari kemampuan mereka sejak dini.

Saya salut dengan orang-orang seperti dr. Cissie. Mudah-mudahan semakin banyak orang yang tidak cuma menyatakan perhatian mereka akan sesuatu, tetapi juga ‘do something about it’. Rasanya ingin sekali bisa melakukan hal serupa. Tidak apa-apa kalau skalanya lebih kecil. Ya, mudah-mudahan suatu saat bisa terwujud. Saya yakin setiap orang di dunia memang punya tugasnya masing-masing. Mungkin untuk sekarang saya baru bisa menceritakan. Mungkin suatu saat nanti bisa lebih dari sekadar cerita.

21 thoughts on “Inspirator [cissie nugraha]”

  1. Anak sy ASD (autis spectrum disorder). Sy sdh lam cari no tlp nya dr Cissie krn sy pengen anak sy bisa gabung di sana krn dia suka sekali melukis. Bisa tlg di email ke saya ya no nya ? Tq.

  2. pls, bisa inform contact and alamat lengkap sanggar lukis dr. Cissie ke email saya. Saya kepengen anak saya ikut kursus melukis di sana. Thanks sebelumnya.

  3. Selamat siang…

    Apakah dokter Cissie Nugraha ini yang kemaren jadi pembicara di acara welcome to BCA tgl 20 Mei 2010 Dr. Cissie Nugraha (MARS. Pakar Fat Loss Management). Jika iya.mohon diinfokan details kontak atau alamt prakteknya.

    Terimakasih

  4. Apakah ini dr cissie nugraha yg juga dr pelangsingan yg mana ditayangkan Metro TV diacara BCA? Bila ya, sy minta tolong dikirimkan nmr tlp beliau unt dpt sy hubungi dan konsultasi mengenai penurunan berat badan via prog. Dr cissie (mezotherapie dll). Mohon diemail saja ke email saya saja. Trimakasih banyak…

  5. kalo benar ini dr cissie nugraha yg ditayangkan Metro TV diacara BCA, boleh minta contact number beliau (mezotherapie, dll). Mohon di email saja ke email ya, tks.

  6. boleh email saya alamat tempat praktek dan atau no telp dr Cissie Nugraha utk Fat loss management? Terimakasih.

  7. saya juga tertarik dengan mesotherapy dari dr cissie nugraha,kalau ada yang tahu informasi nomor telp & tempat prakteknya mohon di email ke saya, thx :)

  8. Alamat praktek : agung permai 4 blok c 4 no 15 sunter, jakarta utara, 14350. Telp : 021-65307821, 021-95519898, 021-95719199. Trmksh.

    1. kaaa, saya aggi. inget tidak??
      kangen banget sudah lama gak dateng ke sanggar gambar anak-anak cissie.
      salam buat ka cissie

    2. kira2 biayanya berapa yah kl ke dr. cissie?
      Kok banyak yang bilang mahal bgt, ampe 7 juta selama 1,5 bulan doank. bener ga sih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s